Dari Hutan

11:26 PM


Berapa banyak kamu menyukai alam
Banyak, lihat saja dari karya-karya yang ku sulam
Untaian kata yang kutulis diatas kertas, yang kemudian buram
Dari goresan, lukisan, bentuk daun, pohon, binatang, yang kini kusam.

Lalu kau sadar, dari tiap lembar, bentuk pujian keindahan.
Ada rumah-rumah mahluk lain yang menjadi korban.
Tanpa sadar, kita membuat permintaan.
Bagi pengusaha, yang selalu mengharap keuntungan
Apakah kau pertanyakan?

Berapa banyak binatang yang kau buat kehilangan rumah,
Berapa spesies yang kau buat punah.
Tidakkah kau menjadi terlalu serakah.
Tidak takutkah kau kelak bumi marah.

Ah, biar sajalah, yang penting karyaku beredar
Mereka tak akan sadar.
Sedikit dari mereka yang kemudian belajar.

Toh kemarahan itu tak sampai di kita
Lalu peduli apa. Nikmati saja lewat berita

Jangan takut disalahkan atas hilangnya hutan,
Bagi yang terkena, Mereka percaya, bahwa marahnya bumi itu cobaan
Banyak yang otaknya dicuci ajaran kepercayaan
Lalu ada kelompok-kelompok yang dipersalahkan
Longsor, Banjir, Gempa, Tsunami. Begitu mereka teriakkan
Menyalahkan atas dosa lain yang tak berhubungan.

Sudah cukuplah, bisa-bisa kau gila memikirkan.
Lakukan saja apa yang bisa kau lakukan.

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments