Blogging Class KitaKita

10:27 PM


2 Desember 2018
widih.... capek rasanya abis CFD sama teman-teman di event Hari Aids sedunia, lalu lanjut ke event blogger. wkwkwwkk
hari ini saya mengikuti kelas dasar blog yang diadakan Kita-kita Medan. Kenapa saya yang sudah punya blog ini masih mengkuti kelas dasar blogging, sebenarnya ada beberapa alasan. Antara lain karena blogging class ini di moderaatori oleh salah satu sahabat dekat saya di Kampus dulu, sesekali rasanya ingin berkumpul dengan teman-teman lama sekaligus mencari teman-teman baru.  Belum lagi dia menawarkan untuk bekerja sama untuk membuka workshop papercraft yang sedang saya dalami. Mungkin ini sendiri bisa menjadi peluang baru bagi saya.
Alasan berikutnya sebenarnya karena saya ingin mendalami kembali blogging di selain sebagai hobi, dan pelampiasan uneg-uneg, serta tulisan-tulisan saya. Saya ingin lebih bijak menggunakan blog saya.
Di awal kelas, dimulai dengan perkenalan, dengan moderator dan anggota komunitas yang mengadakan kelas blogging ini. lalu di lanjutkan dengan beberapa pertanyaan, antara lain apa pentingnya menulis, alasan menulis, dan tujuannya, serta manfaatnya.
Kemudian ditanya, tema apa yang yang akan saya buat di dalam blog saya?
Jika saya fikirkan lagi, kebanyakan isi blog ini merupakan curahan dan opini saya terhadap, permasahan SOGIESC (Sex Orientation, Gender Identity, Expression, and Sex Caracteristic), termaksud di dalamnya permasalahan tentang teman-teman LGBTIQ, sisanya, adalah opini, dari beberapa permasalahan, video, dan juga ada info seputar gender bender dari beberapa artikel yang pernah saya buat dulu di tumblr.
Lalu kenapa harus mengambil tema ini? saya sadar bahwa tema ini sebenernya sangat sensitif, terutama di Indonesia. Di medan sendiri saya juga bergerak di komunitas yang concern, di permasalah SOGIESC, dan  Gender.
Banyak pro dan kontra tentang masalah ini, dan saya sendiri hanya ingin mentransfer pemahaman saya, tentang permasalah-permasalahan, kedalam beberapa tulisan saya. Saya rasa banyak kesalahpahaman persepsi selama saya mencoba memahami tema ini. dan juga beberapa cerita yang menurut saya terlalu menyudutkan kelompok yang beragam ini. saya ingin bahwa orang-orang bisa mengenal lebih dalam tentang keragaman dan menghargai mereka sebagai sesama manusia. tidak melihat orang-orang hanya dari satu-dua dosa yang mereka lakukan. Atau melihat orang-orang tertentu dari penampilan. Dam melihat hal-hal positif dari apa yang tidak mereka perlihatkan.
 Sekali lagi maaf jika ada teman-teman yang tidak berkenan dengan tulisan saya karena dengan siapa saya berteman.

Salam gradasi abu pastel.

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments