Nobar Alfred Hichock

12:47 AM


Buat penggemar film trailer lawas,  siapa yang engga kenal Alfred Hichock. Sutradara kelahiran Inggris yang meninggal di tahun 1980 di Amerika ini. telah mendedikiasikan diri di dunia perfileman sejak 1927 Melalui film Peasure Garden. seumur hidupnya dia telah enciptakan sekitar 50 Film, dimulai dari debut di Inggris hingga kemudian hijrah ke Amerika Serikat. Hichcock membuat namanya sangat berpengaruh di dunia perfilman saat itu.
Pada 29 Desember 2018 lalu saya berkesempatan menikmati filmnya di Degil,  salah satu café, dan creative house yang beralamat di Jalan sei belutu. Film yang saat itu saya tonton adalah “Dial M for Murder”. Berkisah tetang rencana Pembunuhan Tony Wendice (Ray Milland), terhadap istrinya Margot (Grace Kelly) yang berselingkuh dengan seorang penulis kisah criminal dan misteri asal Amerika Mark Halliday (Robert Cummings). Toni menyewa seorang pembunuh yang juga di ketahui sebagai seniornya di kampus, Charles Alexander "C. A." Swann (Anthony Dawson).
Dalam film ini Hichcock mengambil alur maju mulai dari rencana pembunuhan sampai pada akhir cerita. Ini tidak seperti alur cerita thriller detektif saat ini dimana kepingan-kepingan misteri mulai di ungkap di tengah-tengah cerita. Meski demikian ketegangan cerita terlihat sejak awal, bagaimana Tony mempengaruhi Alex dalam rencananya, hingga Akhirnya kematian Alex secara tidak sengaja oleh Margot, menjadi misteri utama bagi Mark dan juga Inspector Hubard (Jhon Williams) untuk memecahkan misteri pembunuhan tersebut agar Margot bebas dari tuduhan.
Bagi teman-teman yang masih penasaran dengan Film-film Hichock lainya masih akan diadain layar tancap untuk 3 film lain. Yaitu.
. Vertigo,  3 Januari 2019
. Psycho, 10 Januari 2019
. Rear Window 17 Januari 2019

Yang bakal ditayangin setiap kamis malam di Januari 2019. So, yang penasaran silahkan singgah di Degil sambil nyobain aneka varian tehnya. 
Degil House sendiri beralamat di Jalan Sei Silau no. 50 Medan Baru. Sedangkan untuk harga varian Tehnya. Skitar 8-15 ribuan lah. Masih terjangkau.

So. NOMAT LAGI KITA WAN KAWAN


  • Share:

You Might Also Like

19 Comments

  1. Sei belutu dimana ni? keren konsep cafenya. sy memang tidak peminat film lawas..tp membaca cerita ni buat sy penasaran. . hihi..maybe next boleh jg kesini. kalo boleh kapan2 cuplikan filmnya diposting juga dung hihihi

    ReplyDelete
  2. Ayo kak.. kalau mau nobar anak2 Blogger Sumut. Nongki-nongki berfaedah kita

    ReplyDelete
  3. Saya seringnya baca novel trio detektifnya Alfred H. ini
    nonton filemnya malah belum pernah.
    saya penggemar film dan novel novel detektif. Alfred H. Agatha Christie, de el el...
    tapi untuk nongki di cafe keknya dah pensiun ... anak banyak kwkwkwkwkw

    ReplyDelete
  4. Ayo kak.. kalau mau nobar anak2 Blogger Sumut. Nongki-nongki berfaedah kita

    ReplyDelete
  5. Ayo kak.. kalau mau nobar anak2 Blogger Sumut. Nongki-nongki berfaedah kita

    ReplyDelete
  6. Wah sepertinya kita emg perlu nonton bareng nihh,, abistu ditulis review film nya diblog,, mantul ya

    ReplyDelete
  7. Aku ketinggalan dial "M" for murderer yang uda lama sekali jngin kutonton. 😭😭

    ReplyDelete
  8. sebenernya kurang suka film genre Thriller, tapi kalau nonton rame2 pasti seru ya

    ReplyDelete
  9. Kuy lah. Masih ada dua Kamis. Ntar kordinasikan lagi 😊

    ReplyDelete
  10. Awalny td kayak pernah dger Alfred Hickchok..gimana sich nulisny..tp di mana ya.. Pas baca2 komen..br ingat ..owh iya ..ngarang buku juga dia ya..pernah bbaca bukuny dia di perpus sd dulu ..
    Btw...keren kayakny cafe Degil itu..bisa dapat copyan film2 lawas dr mana ya ?

    ReplyDelete
  11. Uwaaa...
    Selama ini aku kalau nonton genre thriller dan detective selalu di drama korea. Hoho. Jarang banget film barat.

    Tapi dari review nya seperti nya seru!. Penasaran juga dengan yang psycho :D. Semoga berkesempatan bisa menonton :D.

    ReplyDelete
  12. Degil House ya kak? maaf ya kak, seingat Fuji bukan di sei belutu melainkan di Sei Silau, kak. :)

    ReplyDelete
  13. kurang ngerti ma film barat.. but makasih infonya ya kak

    ReplyDelete
  14. Ternyata masih ada ya yang ngadain pake layar tancap. Boleh juga nih

    ReplyDelete
  15. Nonton pilem masih jadi jenjalan yang bakalan happening di belasan tahun kedepan kek nya buat aq.
    Tapi keren deh ulasannya

    ReplyDelete